Skuy Ngab, Bongkar Dasar-Dasar UI Design di Figma: Pahami Komponen & Bikin Prototyping Simpel!

Figma Basics: Komponen & Prototyping Sederhana untuk UI Design

PPLG

PPLG

Penulis

06 Jun 2026
43 x dilihat

Halo gaes, gimana kabar design kalian hari ini? Semoga masih on fire buat ngulik hal baru, ya! Ngomongin UI design, pasti nggak jauh-jauh dari Figma. Tool satu ini emang paling hits dan user-friendly banget buat nge-design antarmuka keren. Nah, kali ini kita bakal spill tuntas dasar-dasar UI design di Figma, fokusnya ke Komponen dan Prototyping sederhana. Dijamin abis ini kalian makin jago bikin design yang kece badai!

Apa Sih UI Design Itu dan Kenapa Penting Banget?

Oke, pertama, biar vibes-nya nyambung, kita samain dulu persepsi soal UI (User Interface) design. Singkatnya, UI itu semua hal visual yang dilihat dan diinteraksiin user saat pakai aplikasi atau website. Mulai dari tombol, teks, gambar, layout, semua itu masuk ranah UI.

Kenapa penting? Bayangin aja kalo kalian buka aplikasi tapi tampilannya amburadul, tombolnya nggak jelas, terus warnanya bikin sakit mata. Auto uninstall, kan? Nah, di situlah peran UI design. UI yang bagus bikin user betah, nyaman, dan gampang navigasinya. Kalo user senang, aplikasi auto cuan, gaes!

Kenalan Sama Figma: Sahabat Para Designer!

Figma ini tools berbasis browser yang kolaboratif banget. Jadi, kalian bisa kerja bareng tim secara real-time. Nggak perlu install sana-sini, tinggal buka browser, login, cus langsung nge-design. Simpel banget, kan? Figma juga punya fitur-fitur powerful yang bikin workflow nge-design jadi super efisien, salah satunya ya Komponen dan Prototyping ini.

Jurus Pertama: Pahami dan Manfaatkan Komponen (The Power of Reusability!)

Bayangin kalian lagi bikin rumah pake LEGO. Daripada bikin satu-satu setiap bata, mending bikin satu model bata yang bisa dicetak berkali-kali, kan? Nah, Komponen di Figma itu persis kayak gitu.

Apa itu Komponen? Komponen adalah elemen UI yang bisa kita pakai berulang kali di berbagai tempat dalam design kita. Contohnya kayak tombol, navbar, card, atau input field.

Kenapa wajib banget pakai Komponen?

  1. Konsistensi: Design kalian bakal kelihatan rapi dan seragam di semua halaman. Nggak ada lagi tombol yang beda-beda bentuknya di setiap screen.
  2. Efisiensi: Kalo ada perubahan, kalian cuma perlu edit Main Component-nya aja, dan semua Instance dari komponen itu akan otomatis terupdate. Hemat waktu banget!
  3. Skalabilitas: Mempermudah pengembangan design sistem yang lebih besar.

Cara Bikin dan Pakai Komponen di Figma: Spill Tutorialnya!

Skuy, kita langsung praktik bikin Komponen simpel: Tombol Login.

Langkah-langkah:

  1. Bikin Elemen Dasar:
    • Buat Rectangle (pake shortcut R) ukuran 120x40px.
    • Kasih Border Radius 8px (di panel Design > Corner Radius).
    • Kasih warna solid, misalnya #007BFF (biru).
    • Tambah teks "Login" (pake shortcut T) di tengah rectangle. Font bebas, misalnya Inter Medium ukuran 16px, warna putih.
    • Pastikan teks dan rectangle sudah di-align center ya.
  2. Jadikan Main Component:
    • Pilih kedua layer (rectangle dan teks).
    • Klik kanan > Create Component atau pake shortcut Ctrl + Alt + K (Windows) / Cmd + Option + K (Mac).
    • Sekarang, kalian punya Main Component yang icon-nya diamond ungu.
  3. Pakai Instance-nya:
    • Pilih Main Component tadi.
    • Duplikat (Ctrl + D atau Cmd + D) atau drag aja dari Assets panel (di sidebar kiri). Yang terduplikasi ini namanya Instance. Icon-nya diamond berongga.
    • Kalian bisa pake Instance ini di berbagai frame atau halaman.
  4. Override Properti (Magic-nya Komponen!):
    • Pilih salah satu Instance.
    • Kalian bisa ubah teksnya, misalnya jadi "Daftar Sekarang".
    • Kalian juga bisa ubah warnanya (misal jadi hijau), tapi ini akan jadi local override di instance itu aja.
    • Penting: Kalo kalian ubah warna di Main Component, semua Instance yang warnanya belum di-override akan ikut berubah. Kalo udah di-override, nggak akan berubah. Ini yang bikin fleksibel!
// Contoh struktur komponen "Button" di panel Layers Figma
// Button (Main Component) [icon diamond solid]
//   ├── Rectangle (Background)
//   └── Text (Label)

// Button (Instance) [icon diamond berongga]
//   ├── Rectangle (Background)
//   └── Text (Label) - Text bisa diubah di instance

Tips Pro: Mulai biasakan bikin semua elemen UI yang repetitif jadi Komponen dari awal. Nggak cuma tombol, tapi juga input field, card, icon, dan lainnya.

Jurus Kedua: Bikin Prototyping Sederhana (Hidupkan Design Kalian!)

Design statis itu keren, tapi design yang bisa di-klik dan berinteraksi itu jauh lebih keren dan informatif! Di sinilah Prototyping berperan.

Apa itu Prototyping? Prototyping adalah proses mengubah design statis (gambar) menjadi simulasi interaktif yang menyerupai aplikasi atau website asli. Ini kayak bikin demo atau mock-up yang bisa di-klik-klik.

Kenapa Prototyping itu penting?

  1. Tes User Flow: Kalian bisa lihat apakah alur penggunaan aplikasi udah logis dan mudah dipahami user.
  2. Validasi Ide: Cepat dapat feedback dari user atau stakeholder sebelum masuk ke tahap development yang lebih mahal.
  3. Komunikasi: Mempermudah komunikasi dengan developer tentang bagaimana aplikasi seharusnya bekerja.

Cara Bikin Prototyping Simpel di Figma: Skuy Ikutin!

Kita bakal bikin simulasi klik tombol "Login" dari halaman "Splash Screen" ke halaman "Home".

Langkah-langkah:

  1. Siapin Dua Frame (Screen):
    • Buat satu Frame (pake shortcut F), kasih nama "Splash Screen".
    • Di dalamnya, taruh tombol "Login" yang tadi kita bikin (pake Instance ya!).
    • Buat Frame kedua, kasih nama "Home Screen". Di dalamnya bisa kalian isi teks "Selamat Datang!" atau elemen design lain.
  2. Masuk Mode Prototype:
    • Di sidebar kanan atas, klik tab Prototype.
  3. Hubungkan Interaksi:
    • Pilih tombol "Login" di "Splash Screen" (Instance komponen tadi).
    • Kalian bakal lihat lingkaran kecil warna biru di sisi kanan atau tengah tombol. Drag lingkaran itu ke Frame "Home Screen".
    • Setelah di-drag, bakal muncul panel Interaction Details.
    • Action: Pilih On click (ini default, artinya ketika tombol diklik).
    • Destination: Pastikan sudah terpilih Home Screen.
    • Animation: Untuk awal, pilih Instant (perubahan langsung) atau Dissolve (transisi memudar). Kalo mau lebih estetik, nanti bisa coba Smart Animate (ini lebih advanced, bikin transisi antar objek yang sama jadi smooth).
  4. Mainkan Prototype Kalian:
    • Klik icon Present (icon play) di pojok kanan atas Figma.
    • Figma akan membuka tab baru yang menampilkan Splash Screen kalian.
    • Coba klik tombol "Login", dan Taraaa! Kalian akan pindah ke Home Screen.
// Representasi interaksi di panel Prototype Figma
//
// Objek Sumber: Button "Login" (di Splash Screen)
// Trigger: On Click
// Action: Navigate to
// Destination: Home Screen
// Animation: Instant / Dissolve / Smart Animate
//
// (Garis biru panah akan muncul menghubungkan Button ke Home Screen)

Tips Pro: Eksplorasi berbagai jenis Trigger (On Hover, While Pressing, After Delay) dan Action (Navigate to, Open Overlay, Scroll to) untuk bikin prototype yang lebih kompleks dan realistis.

Next Level: Integrasi Komponen dan Prototyping!

Bayangin kalian punya design sistem dengan puluhan Komponen. Dengan Prototyping, kalian bisa langsung tes semua interaksi antar Komponen itu tanpa harus bikin ulang dari nol setiap kali ada perubahan. Kalo Main Component tombol diubah warnanya, otomatis semua Instance di prototype juga akan berubah dan bisa langsung di-tes ulang. Super efisien, kan?

Kesimpulan: Kalian Udah Nggak Amatir Lagi!

Nah, gimana gaes? Sekarang udah lebih paham kan tentang pentingnya Komponen dan Prototyping sederhana di Figma? Dua fitur ini adalah senjata ampuh buat kalian para designer untuk bikin design yang rapi, konsisten, efisien, dan tentunya interaktif. Jangan takut buat eksplorasi terus, karena kunci jadi designer handal itu ya banyak praktik dan nyoba hal baru.

Skuy, langsung buka Figma kalian, praktikkin semua yang udah kita bahas barusan, dan bikin design-design keren yang bisa bikin user betah! Semangat terus, ngab!

0.0

Berikan Rating

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar.

Login Sekarang

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Menyukai Artikel (0)

Belum ada siswa yang menyukai artikel ini.

Pembaca (1)